pnm.ac.id – Politeknik Negeri Madiun (PNM) terus memperkuat langkahnya menuju perguruan tinggi berdaya saing global dengan memperluas jaringan kerja sama internasional. Salah satu upaya strategis tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan Cheng Shiu University (CSU) Taiwan.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Direktur PNM, Dr. Muhammad Ta’ali, S.E., M.M., bersama Vice President Cheng Shiu University, Dr. Shuenn-Ren Cheng, pada Rabu (08/04) di kampus CSU, Taiwan.
Dalam keterangannya, Dr. Muhammad Ta’ali menjelaskan bahwa kolaborasi ini mencakup tujuh bidang strategis yang dirancang untuk memperkuat kualitas akademik dan daya saing internasional kedua institusi.
“Kerja sama ini meliputi berbagai aspek penting, mulai dari pertukaran akademik hingga program double degree melalui INTENSE Program,” ujarnya.
Adapun tujuh ruang lingkup kerja sama tersebut meliputi pertukaran akademik bagi dosen dan staf, mobilitas mahasiswa melalui program pertukaran dan magang internasional, penelitian bersama di bidang yang relevan, pengembangan kurikulum, pertukaran sumber ilmiah, penyelenggaraan kegiatan akademik bersama seperti seminar dan konferensi internasional, serta program double degree yang memungkinkan mahasiswa memperoleh gelar dari kedua institusi.
Dorong Lahirnya Talenta Global Melalui INTENSE Program
Sebagai bagian dari implementasi kerja sama, PNM dan CSU menghadirkan International Industrial Talents Education Special Program (INTENSE Program) yang menjadi salah satu program unggulan dalam mencetak talenta berstandar internasional.
Direktur PNM menjelaskan bahwa terdapat tiga jalur utama yang dapat diikuti mahasiswa melalui program ini. Pertama, program double degree dengan dua skema, yaitu skema 2+2 (dua tahun di PNM dan dua tahun di Taiwan) serta skema 3+1 (tiga tahun di PNM dan satu tahun di Taiwan) yang dikhususkan bagi mahasiswa Program Studi Perkeretaapian dan Teknologi Rekayasa Otomotif.
Selain itu, tersedia pula program bachelor bagi lulusan Diploma Tiga (D3) untuk melanjutkan studi di Taiwan, serta program master yang memberikan kesempatan bagi lulusan Sarjana Terapan (D4) untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2.
Menariknya, program ini didukung penuh oleh beasiswa dari Pemerintah Taiwan sehingga peserta tidak dikenakan biaya pendidikan.
“Seluruh biaya ditanggung melalui beasiswa Pemerintah Taiwan,” jelas Dr. Muhammad Ta’ali.
Ia juga menambahkan bahwa peluang ini terbuka luas bagi mahasiswa PNM dengan syarat utama kemampuan bahasa Inggris yang baik, serta nilai tambah bagi yang memiliki kemampuan bahasa Mandarin.
Komitmen Nyata PNM dalam Mewujudkan Daya Saing Global
Kerja sama ini menjadi bukti nyata komitmen PNM dalam mencetak lulusan yang mampu bersaing di tingkat internasional. Harapannya, kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi global.
Keberhasilan kerja sama ini juga telah terlihat dari capaian alumni PNM pada tahun 2025. Dua alumni Program Studi Bahasa Inggris, Anfical Lower Silalahi dan Imelda Aprilia Permata, berhasil lolos dalam INTENSE Program di Cheng Shiu University bahkan sebelum resmi diwisuda.
Sebagai langkah lanjutan, PNM juga akan berpartisipasi dalam kegiatan 2026 FALL INTENSE Education Fair yang akan diselenggarakan pada Kamis (23/04) di Muladi Dome, Universitas Diponegoro, Semarang.
Melalui berbagai inisiatif ini, PNM optimistis dapat terus melahirkan talenta unggul yang siap bersaing di kancah global sekaligus memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi vokasi yang inovatif dan kolaboratif.








